Selasa, 27 September 2011

[durian+tabulampot+5+thn+usia+minim+berbuah+bibit+stek.jpg]Tabulampot durian, durian di tabulampotkan, apa bisa . . . ? Hampir 6 bulan keliling sekitar daerah potensi penghasil durian, yaitu daerah agak tinggi maka saya menyimpulkan bahwa durian ini termasuk buah yang tidak bisa di tabulampotkan. Alasanya adalah bahwa durian adalah buah berpohon besar dan berumur panjang. Jadi tidak mungkin bisa di masukkan drum atau wadah lain. Untuk usia berbuah durian dari bibit stek memerlukan waktu minimal 5 thn.

Saya pernah ke pakar durian yang sudah 15 tahun menjaga kebun durian milik orang cina di daerah lereng wonosalam, yaitu kaki gunung arjuno. Bapak itu menanam 50 pohon durian montong dan menyediakan bibit juga. Saya ngobrol panjang lebar bagaimana Durian bisa dibuahkan walau di semua wilayah. Maka hasil yang saya dapat adalah:
1. Potong ranting pohon durian yang mempunyai sudut tegak. Dengan asumsi bunga durian yang bisa jadi banyak di ranting yang mendatar.
2. Lukai/potong akar durian di salah satu bagianya. Menurut beliau, dengan memotong sebagian akar, maka akan merangsang durian untuk berbunga. ( durian ini akan merasa tersakiti maka dia akan melakukan upaya regenerasi dengan memunculkan bunga )
3. Upayakan jangan terlalu banyak ranting, karena proses perkawinan bunga durian ini sebagian dilakukan oleh kelelawar. Jadi jika terlalu banyak ranting dan rimbun kelelawar akan malas untuk menggapai bunga. Jadi jangan harap banyak ranting akan banyak buah.
4. Upayakan di sekitar derah itu ada habitat kelelawar, misal dengan menanam pohon pisang. Karena daun pisang kering adalah rumah kesukaan kelelawar.

cerita:
1. Teman saya mempunyai pohon durian di depan rumah yang memang lokasi bukan dataran tinggi. Hanya mampu berbunga tanpa bisa berbuah. Umur sekitar 8 thn diameter batang 25.
2. Paman saya mempunyai 3 pohon durian di lokasi dataran rendah. Umur 13 thn lebih tidak berbuah sama sekali. Pohonya menjulang tinggi dan sangat rimbun. Ini adalah masalahnya. Jumlah ranting sangat banyak. Kesan sumpeg ini yang membuat kelelawar atau hewan lain kesulitan untuk membantu peyerbukan.
Maka saya menyarankan trik/tips membuahkan DURIAN. Semoga akan menjawab pertanyaan "durian sulit berbuah, cara durian bisa berbuah, pupuk durian agar berbuah dll"
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhkDJ0sHuyoQrDL1xLm0nZmcu903Pplbzttk2alOxONyyJCEFifprB1xv_ey7X94HiKkgZhhEmdhJ58dhObXblIUnBxUhFg8CI8Gpstpqp-v2U1rKb31XIHvpBkirPFJaVnqGQXhnP_pzwl/s1600/pohon+duku.jpgBerikut ini info menanam pohon duku (buah duku). Buah yang enak dan manis, tetapi untuk menanam buah duku dalam pot, tentu tidak bisa. Karena pohon ini adalah pohon berumur panjang dan berbatang besar. Ok segera cari "bibit pohon duku, pen jual bibit pohon duku" di kota anda.

Pohon duku umumnya di tanam di pekarangan, tetapi sering pula ditanam tumpang sari di bawah pohon kelapa (di Filipina) atau ditumpang sarikan dengan tanaman lain seperti pohon manggis dan durian (di Indonesia dan Thailand). Jarak tanam yang dianjurkan sangat bervariasi
dari jarak 8x8 m (kira-kira 150 pohon/ha, di Philipina) sampai jarak 12x12 m untuk tipe longkong yang tajuknya memencar di Thailand bagian selatan (50-60 pohon/hektar). Jarak tanam ini ditentukan dengan memperhatikan adanya pohon-pohon pendampingnya.

Variasi jarak tanam yang lain adalah ukuran 7x8 m, 8x9 m, 9x9 m, 9x10
m. Namun hal yang perlu diperhatikan adalah jarak tanam harus cukup
lebar, karena jika tanamannya sudah dewasa tajuknya membutuhkan
ruangan yang cukup luas. Salah satu variasi tersebut dapat diterapkan
tergantung kondisi tanah terutama tingkat kesuburannya. Seandainya
diterapkan jarak tanam 10x10 m, berarti untuk lahan yang luasnya satu
hektar akan dapat ditanami bibit duku sebanyak 100 pohon.

Setelah jarak tanam ditentukan, maka langkah selanjutnya adalah
pembuatan lubang tanam. Waktu yang terbaik untuk membuat lubang tanam
adalah sekitar 1- 2 bulan sebelum penanaman bibit. Lubang tanam
minimal yang dibuat adalah berukuran 0,6 x 0,6 x 0,6 meter. Namun akan
lebih baik apabila ukurannya lebih besar yaitu 0,8 x 0,8 x 0,7 meter.
Jika bibit duku yang akan ditanam berakar panjang (bibit dari biji),
maka lubang yang dibuat harus lebih dalam. Tetapi jika bibit duku
berakar pendek (bibit hasil cangkok), penggalian lubang diusahakan
lebih lebar dan lebih luas.

Penanaman bibit pohon duku sebaiknya menunggu sampai tanah galian memadat
atau tampak turun dari permukaan tanah sekitarnya. Sebelum penanaman
dilakukan, maka tanah pada lubang tanam digali terlebih dahulu dengan
ukuran kira-kira sebesar kantung yang dibuat untuk membungkus bibit.
Setelah itu pembungkus bibit dibuka dan tanaman dimasukkan dlam lubang
tanam. Hal yang perlu diperhatikan adalah posisi akar tidak boleh
terbelit sehingga nantinya tidak mengganggu proses pertumbuhan. Pada
saat penanaman bibit, kondisi tanah harus basah/disiram dahulu.

Penanaman bibit duku jangan terlalu dangkal. Selain itu permukaan
tanah yang dibawa oleh bibit dari kantung pembungkus harus tetap
terlihat. Setelah bibit tanam, maka tanah yang ada disekitarnya
dipadatkan dan disiram dengan air secukupnya. Disekitar permukaan atas
lubang tanam dapat diberi bonggol pisang, jerami, atau rumput-rumputan
kering untuk menjaga kelembaban dan menghindari pengerasan tanah
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi-omi7k61dBujCq6R7kCpMmg5E7RzzDlbzRIFBRIUQKwwV989u02fo317-_YWcy7ncQn6OVnNxkptzMdTvaE2VvAsChVNs6gBceSDLq-gE40WGJMA5p4EkHIAAUSmQZuTka2VaHvCz0u7g/s1600/cempedak.jpgSeperti pohon buah Nangka, maka "pohon cempedak" ini juga mudah ditanam, intinya anda harus membeli "tabulampot cempedak yang sudah bisa tumbuh dan berbunga". Punya pohon cempedak di pekarangan rumah tentunya sangat mengasikkan. Silahkan cari "penjual bibit cempedak" di kota anda.


CEMPEDAK LOKAL (VARIETAS INTEGER) Family Moraceae

Deskripsi

Jenis Pohon cempedak inilah yang lebih banyak dikenal oleh masyarakat luas. Tersebar di daerah Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Irian Jaya. Bentuk buahnya lonjong silindris dan berwarna cokelat tanah atau agak kemerahan. Kulit buahnya berduri kecil dan relatif halus. Panjang buah antara 20-35 cm, diameter 10-20 cm, dan berat rata-rata 34 kg. Daging buahnya lunak dan mudak hancur, tipis, berserat, dan berwarna kuning gading kadang agak kemerahan. Rasanya manis dan aromanya harum menusuk hidung. Bijinya berbentuk bulat dan berwarna cokelat muda. Batang tanaman cempedak relatif lebih lurus dibandingkan tanaman nangka, sedangkan permukaan daunnya lebih kasar daripada daun nangka. Ukuran buahnya biasanya lebih kecil daripada nangka dan bentuknya lebih lonjong. Rasa buah cempedak manis. Aromanya harum dan sangat khas. Nyamplung-nya tetap menempel pada tangkai buah meskipun kulit buah dan daminya sudah dilepas.

Syarat Tumbuh

Kisaran tempat tumbuh tanaman cempedak meliputi daerah yang cukup luas, dengan ketinggian antara 1-700 m di atas permukaan laut, bahkan sampai 1.300 m di atas permukaan laut. Tanaman ini menyukai hidup di daerah yang relatif basah dengan curah hujan cukup tinggi yaitu antara 2.500-3.000 mm/tahun. Tanah yang gembur dan berdrainasi baik merupakan jenis tanah yang diinginkan untuk pertumbuhannya.

Pedoman Budidaya

Pohon cempedak biasanya ditumbuhkan dari benih yang berasal dari pohon induk di sekitarnya, yang kualitasnya disenangi. Cempedak dapat diperbanyak secara vegetatif dengan penempelan atau penyusuan di atas batang bawah cempedak yang berasal dari benih, atau pada jenis Artocarpus lainnya, termasuk juga pada nangka. Batang bawah yang digunakan hendaknya berumur 8-11 bulan, pada saat penempelan, yang dapat dilakukan setiap saat. Pohon yang muda lebih dahulu mengeluarkan akar tunggang yang panjang, karenanya baik semai maupun tanaman hasil sambungan biasanya ditanam dalam suatu wadah. Naungan ringan sangat dibutuhkan, baik selama dipelihara di pesemaian maupun setelah tanaman ditanam di lapangan. Di kebun-kebun buah jarak tanam cempedak ialah 12-14 m.

Pemeliharaan Hama dan Penyakit

Buah cempedak biasa diserang oleh lalat buah, tetapi hal ini mudah diatasi dengan cara buah dibungkus; kulit kayunya kadang-kadang diserang oleh kumbang penggerek. Penyakit mati pucuk, yang disebabkan oleh bakteri Erwinia carotovora merupakan penyakit yang paling serius. Mula-mula bakteri ini menyerang pucukpucuk yang sedang tumbuh, tetapi kemudian menyebar ke bawah, dan akhirnya membunuh pohonnya: Di Malaysia baru-baru ini sedang dilakukan percobaan pemakaian bahan kimia, termasuk menginjeksi batang dengan antibiotika untuk memberantas penyakit ini.